
Kalo yang ini ceritanya cerita serius,,,,
karena saya dapet cerita ini secara lisan dari orang lain yang nggak saya nggak tau namanya. Jadi mohon maaf banget karena saya nggak bisa menuliskan sumber tulisan ini secara jelas. Bukan bermaksud plagiarisme. Tapi saya bener-bener nggak tau nama saudara yang luar biasa ini.. maaf banget ya.... saya juga nggak tau kebenaran pasti cerita ini, tapi yang jelas, hikmahnya dari cerita ini..... lebih besar dari bumi dan langit
Begini cerita yang indah itu (kali ini di tulis dengan gaya serius tanpa becanda2)
Alkisah hiduplah seorang ahli ibadah yang sangat tekun, konsisten, dan berkomitmen dengan ibadahnya... dia beribadah siang dan malam, pagi dan sore tanpa mengenal lelah. Ia beribadah dengan khusyu dan hanya mengharapkan kasih sayang dari Tuhannya. Ribuan doa terhambur dari lisannya setiap hari. Dzikir yang tiada henti ia lantunkan seiring dengan hembusan nafasnya... setiap kali paru-parunya berkontraksi dan relaksasi, maka Dzikir dan puji-pujian untuk Tuhannya pun mengalir di setiap pembuluh darah orang ini. Sudah 40 tahun ia beribadah seperti ini... tiada henti-hentinya selama 40 tahun tersebut. Bahkan ia sangat jarang keluar dari tempat beribadahnya, kecuali untuk makan dan bekerja mengumpulkan kayu bakar di hutan.
Akan tetapi setan yang terkutuk tidak henti-hentinya menggoda manusia untuk selalu berbuat jahat, dengan bisikan-bisikan yang halus dan menggoda naluri. Setan menjerumuskan anak adam ke lubang hitam.
Dengan memanfaatkan teori peluang acak, setan akhirnya membujuk sang ahli ibadah ini untuk pergi ke sebuah tempat ”prostitusi” pada zaman itu. Ahli ibadah itupun terbujuk oleh setan. Lelaki ahli ibadah itu akhirnya melakukan dosa yang sangat besar. Yaitu berzinah..... bahkan ia melakukannya selama 7 hari setiap malam seusai ia bekerja.. ia telah lupa pada ibadahnya dan Tuhannya.
Tetapi hati nurani yang jujur akhirnya menyadarkan ia bahwa ia telah berbuat dosa.....
KHILAF,,, itulah yang ia rasakan,,,, akhirnya lelaki ahli ibadah ini tersadar dan menyesali perbuatannya.... ia telah melakukan dosa besar... sangat besar...
Ia langsung pergi dari tempat prostitusi tersebut, ia pergi jauh dari desanya dan mengasingkan diri,, ia sangat menyesal seraya takut terhadap azab tuhan atas perbuatan yang telah ia lakukan. Ia memikirkannya sepanjang waktu. Ia sangat ketakukan sampai mukanya menjadi sangat pucat.
Saat ia berjalan tanpa arah dengan kondisi yang sangat kebinggungan dan lapar..... ia menemukan sebuah tempat penampungan bagi orang-orang yang tidak memiliki rumah di daerah itu. Ia sekedar ingin berteduh karena cuaca sangat dingin.....
Dia masuk ke tempat penampungan tersebut dan beristirahat......
Selang beberapa saat, dari luar datanglah seorang dermawan yang biasanya datang ke tempat penampungan tersebut dan membawakan makanan untuk para ”tuna wisma” , saat itu kira-kira ada 30 orang, ditambah dengan lelaki ahli ibadah tersebut berarti ada 31 orang. Si dermawan yang tidak mengetahui kedatangan lelaki ahli ibadah ini hanya membawa 30 roti untuk dibagikan kepada para tuna wisma....
Seusai dibagikan secara serabutan... ternyata lelaki ahli ibadah tersebut mendapatkan jatah roti.... karena sangat lapar, tanpa ambil pusing akhirnya dia mengambil roti tersebut..
Akan tetapi, ketika baru saja ia ingin memakan roti tersebut, ia mendengar suara....
”mana roti untukku, aku sangat lapar, tidak adakan roti untukku malam ini”
Karena sangat kasihan,,,,, lelaki ahli ibadah ini memberikan rotinya kepada orang yang tidak kebagian jatah roti tersebut.....
Keesokan paginya,,,,, takdir memang datang tanpa di duga. Lelaki ahli ibadah tersebut meninggal dunia....
Melompati dimensi waktu........
Akhirnya tibalah hari perhitungan bagi manusia....
Lelaki ahli ibadah ini dihadapkan pada PENGADILAN YANG TERADIL oleh TUHAN YANG MAHA ADIL.... malaikat pembawa catatan kebaikan datang dan memberi tahu bahwa lelaki ini adalah seorang ahli ibadah yang selalu beribadah selama 40 tahun...
Tetapi kemudian malaikat pembawa catatan keburukan datang dan melaporkan bahwa semua amal kebaikan lelaki tersebut selama 40 telah hangus dan tidak berguna lagi setelah ia melakukan dosa selama 7 hari..
Lelaki ini menjadi lemas..... ia seolah di hadapkan pada neraka....
Tapi tahukah dikau sahabat,,,,,,, datanglah orang yang dulu pernah ia berikan roti dan berterima kasih kepada lelaki tersebut.... malaikat pembawa catatan kebaikan berkata bahwa kebaikan dan ibadahnya memang telah sia-sia selama 40 tahun karena dosa yang ia lakukan selama 7 hari... akan tetapi sepotong roti yang lelaki itu berikan kepada seorang yang sangat lapar, telah menebus dosa tersebut dan telah membuka kasih sayang tuhan untuk mengizinkan lelaki tersebut masuk kedalam surga........


Tidak ada komentar:
Posting Komentar